Digaji Ratusan Juta, Ritual Rara Pawang Hujan Gagal Total Saat KTT Asean 2023 di Labuan Bajo.

Infosatu.
Pawang Hujan yang akhir-akhir ini namanya kerap kali disebut, tak hanya itu ia juga sering kali di berbagai acara. Ya, Siapa Lagi Kalau Bukan Si Pawang Mba Rara, namanya kian melambung saat Perhelatan Moto GP di sirkuit Mandalika pada 2022 lalu, pasalnya Rara melakukan aksinya di sirkuit mandalika dan disaksikan jutaan pasang mata dunia Internasional, ya Rara memulai "karirnya" dari sana. semenjak saat itu namanya menjadi Booming dan berhasil meraup pengikut Instagram besar-besaran.

Saat bekerja selama 21 hari di Sirkuit Mandalika, Rara mendapatkan bayaran senilai Rp 105 juta atau Rp 5 juta per hari. 

Melansir Tribunnews dari tayangan Diary The Onsu, Rara sebagai pawang hujan sampai harus membayar pajak karena besarnya honor yang ia terima.

"Kalau saya pawang hujan yang abal-abal, saya digaji ratusan juta lho ini. Saya juga bayar pajak," terang Mbak Rara, dikutip Selasa (9/5/2023). 

Hal yang sama dilakukan Rara di Labuan Bajo saat Perhelatan internasional KTT Asean 2023. Ia melakukan Berbagai Ritual untuk menjaga Cuaca Tetap cerah. Namun, malangnya Nasib Rara Kali ini, Sepertinya Alam punya kehendak Lain, Ritual demi ritual yang dilakukan Rara Di Labuan Bajo tidak membuahkan Hasil.  yang tejadi Malah sebaliknya, Semenjak Rara Melakukan Ritualnya, Labuan Bajo dan sekitaran Kota tempat KTT ASEAN 2023 itu digelar, diguyur hujan deras berhari-hari, awan tebal menutupi badan jalan hingga para pengendara sangat kesulitan ketika bepergian. 

Buntut kegagalannya ini, Mba Rara dikecam oleh Warganet Khususnya Netizen Nusa Tenggara Timur. Ia dinilai tidak tahu adat oleh sebagian Netizen bahkan Dituduh melakukan ritual abal-abal, ada juga yang berkomentar bahwa akibat perbuatan Mba Rara itu bisa mendatangkan Mala petaka, pasalnya Mba Rara tidak tahu Adat istiadat Manggarai, apa yang harus diperbuat dan apa yang tidak boleh dilakukan jika hendak melakukan Ritual.

Salah seorang dari Pengguna Facebook, mengecak Aksi Rara ini, bahkan ia tak percaya bahwa Alam ini bisa diatur oleh mba Rara.
berbagai jenis Tuduhan-tuduhan itu sampai saat ini belum mendapatkan tanggapan dari mba Rara, atau klarifikasi kenapa Ritualnya kali ini tidak berdampak apa-apa di bumi Manggarai.

post your comment

Previous Post Next Post