Skip to main content

Jalinan Pariwisata: Kunjungan Bersama Pokdarwis Warloka Pesisir dan Pokdarwis Desa Repi ke Desa Wisata Wae Lolos

Foto Bersama Pokdarwis Warloka Pesisir, Pokdarwis Repi, dan Pokdarwis Cunca Plias

Dalam upaya memperkuat jaringan pariwisata lokal dan saling mendukung antar-desa, Pokdarwis (Pengelolaan Kawasan Pariwisata Desa) dari Desa Wisata Repi dan Desa Wisata Warloka Pesisir mengadakan kunjungan kolaboratif ke Pokdarwis Cunca Plias di Desa Wisata Wae Lolos. Fasilitasi atas kunjungan tersebut dilakukan oleh Yayasan Bintari ( Bina Karta Lestari) yang  pusat di semarang, yang berkomitmen untuk memajukan pariwisata Desa yang  berkelanjutan.

Mengenalkan Potensi Wisata Antar-Desa: Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki oleh masing-masing desa serta berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan pariwisata lokal. Desa Wisata Wae Lolos, dengan keindahan alamnya yang memukau dan keberagaman budayanya, menjadi tuan rumah yang ideal untuk pertukaran pengetahuan ini.

Kolaborasi dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan:

Selama kunjungan, para anggota Pokdarwis dari kedua Pokdarwis dari desa tamu mendapatkan kesempatan untuk menjelajahi  objek wisata Seribu Air Terjun di Desa Wisata Wae Lolos, termasuk Kolam Atas Awan dan Cunca Plias Waterfall. Mereka juga berpartisipasi dalam sesi diskusi dan lokakarya yang membahas tentang strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan, perlindungan lingkungan, serta promosi dan pemasaran wisata lokal.

Kepala Desa Wae Lolos: Menyambut Kerjasama yang Membangun.


Kepala Desa Wae Lolos, Bapak Gervinus Toni, menyambut baik kunjungan dari Desa Wisata Repi dan Warloka Pesisir. Beliau mengungkapkan, "Kami sangat senang bisa berbagi pengalaman dan belajar bersama-sama dengan teman-teman Pokdarwis dari desa wisata Repi dan Warloka pesisir. Sinergi antar-desa wisata sangat penting untuk meningkatkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di wilayah kami. Kami berharap kunjungan ini akan membuka jalan bagi kerjasama yang lebih erat di masa depan,"Jelasnya.


Selain itu, Ketua Pokdarwis Cunca Plias, Bapak Robertus L. Perkasa  juga menyambut kunjungan tersebut dengan penuh antusiasme . Beliau menyatakan, "Kunjungan dari Desa Wisata Repi dan Warloka Pesisir memberi kami kesempatan untuk memperluas jaringan dan wawasan kami tentang pengelolaan pariwisata lokal. Kami berharap dapat terus berkolaborasi  dalam memajukan pariwisata yang berkelanjutan di Desa", katanya.


Membangun Sinergi dan Kemitraan:
Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan tentang potensi pariwisata di wilayah sekitar, tetapi juga untuk membangun sinergi dan kemitraan antar-desa dalam mendukung pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Diharapkan, kunjungan ini akan menjadi awal dari kerjasama yang lebih erat di masa depan dan membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat lokal serta pariwisata di masing-masing desa.

Kunjungan ini bukanlah sekadar pertemuan singkat, tetapi awal dari kerjasama yang berkelanjutan antara Desa Wisata Wae Lolos, Repi, dan Warloka Pesisir. Dengan saling mendukung dan bertukar pengalaman, mereka berkomitmen untuk membangun pariwisata yang berkelanjutan, memelihara keunikan budaya dan alam, serta memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para wisatawan yang berkunjung ke wilayah mereka.


Salah seorang anggota Pokdarwis Desa wisata Warloka Pesisir Dewi Sartika menyampaikan rasa bangganya dan apresiasi saat saat melakukan sesi sharing bersama Pokdarwis Cunca Plias sebagai tuan rumah dan Pokdarwis Desa Wisata Repi,

"Kami juga terkesan dengan keragaman aktivitas dan atraksi wisata yang ditawarkan oleh Desa Wisata Wae Lolos. Mulai dari keindahan alam yang memukau hingga warisan budaya yang kaya, semuanya disajikan dengan begitu apik dan mengundang untuk dieksplorasi lebih dalam. Kami yakin bahwa kolaborasi antara POKDARWIS Warloka Pesisir, Pokdarwis Desa Wisata Repi dan Pokdarwis Cunca Plias akan membawa manfaat yang besar dalam upaya pengembangan dan penguatan lembaga pengelola wisata lokal dalam hal ini Pokdarwis", Jelas Dewi.

Dari Pokdarwis Desa Wisata Repi juga menyampaikan apresiasi serupa.
Jhon, Anggota Pokdarwis Desa Wisata Repi menyampaikan, "Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk berkunjung dan berbagi pengalaman. Semoga kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang erat dan saling mendukung antara komunitas Pengelola Wisata Lokal dalam hal ini Pokdarwis untuk memajukan pariwisata lokal secara berkelanjutan.

Comments

Popular posts from this blog

Jenis Burung Endemik Yang Hanya ditemui Di Flores Nusa Tenggara Timur,NTT.

Flores Adalah salah satu pulau di Nusa Tenggara Timur yang menyimpan banyak daya tarik. tidak hanya komodo,masih banyak penemuan-penemuan hewan endemik di pulau ini yang keberadaannya dilindungi oleh pemerintah karena keunikan dimilikinya. dinamakan hewan endemik, karena beberapa hewan yang ada di Flores ini hanya ada dan hidup di hutan Flores. Berikut infosatu merangkum beberapa Burung nama dan jenis Burung endemik Flores: 1. KEHICAP FLORES ( Monarca sacerdotum mees, 1973) . Burung endemik Flores yang satu ini hanya bisa ditemukan di Flores bagian Barat,  penyebaran burung ini meliputi wilayah yang sempit yakni HUTAN MBELILING, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai BaraT, Nusa Tenggara Timur, NTT. Burung endemik satu ini memiliki suara kicauan yang unik dan merdu, hutan Mbeliling merupakan tempat Burung Kehicap Flores ini berkembang. 2.SERINDIT FLORES ( Loroculus Flosculus ). Serindit Flores berukuran sekitar 11 dan 12 cm.  burung ini dijual disebut sebagai Burung penggemar Ara,

Misteri Energi Astr4l Di Air Terjun Cunca Plias

Infosatu-Wae Lolos - Siapa yang tak kenal Air Terjun Cunca Plias???  Sebuah spot wisata alam yang dimiliki oleh desa seribu air terjun, desa wae lolos. Selain karena ukiran alamiah yang mempesona, air terjun satu ini menyimpan "kekuatan super" dibalik derasnya "buncahan" air dari atas tebing. Dari namanya Cunca Plias yang artinya air terjun sedangkan Plias adalah mandi ( mandi membuang segala bentuk penyakit dalam tubuh). Air terjun penyembuh ini, berlokasi di Dusun Langgo, Desa Wae Lolos Kecamatan Sano Nggoang Kabupaten Manggarai Barat. Kurang lebih 500 meter dari perumahan warga akan ditemukan air terjun asri nan cantik ini, menghembuskan suara gemuruh disambut dedaunan yang "berdansa" menikmati percikan air terjun. Meski lokasinya yang begitu dekar dengan pemukiman warga, namun eksistensinta tetap terjaga. Selain karena sudah menjadi salah satu spot wisata yang sudah ramai dikunjungi, warga sekitar merasa bertanggungjawab untuk tetap menjaga ke-asrian &

BUKAN DONGENG!! INI DIA PESONA KOLAM ATAS AWAN DI DUSUN LANGGO, DESA WAE LOLOS

Pariwisata di Labuan Bajo bukan hanya tentang keindahan kota dan  alam bawah lautnya yang memukau.  Di sebuah Perkampungan atas gunung sekitaran kawasan hutan Mbeliling terdapat sebuah Dusun Yakni Dusun Langgo, Desa Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang.  Langgo Merupakan salah satu anak kampung  Desa Wae Lolos yang Lokasinya tepat berada di pintu masuk jalur wisata Menuju Air Terjun Cunca Rami dan Danau Sano Nggoang. Namun Kali ini kita tidak sedang mengulas Air Terjun Cunca Rami atau Danau Sano Nggoang, melainkan sebuah objek wisata yang baru-baru ini sangat populer, yaitu KOLAM ATAS AWAN . Kolam Atas Awan merupakan sebuah objek wisata yang berada di Dusun Langgo Desa Wae Lolos. Kenapa namanya Kolam Atas Awan?, Apakah kolam ini memang benar-benar berada di atas awan?, berada di angkasa layaknya dalam cerita dongeng? mari kita bahas...   Kolam Atas Awan adalah sebuah kolam permandian yang berada diketinggian ± 50 meter tepat di atas air terjun Cunca Ri'i. Berada di dalam kolam mu

Makna dan arti cinta yang sesungguhnya?

Teman-teman…. apa itu cinta ? Sebuah kata yang sangat fenomenal tidak hanya dari segi rasa, namun  mencakup segala aspek kehidupan. Banyak orang mengagung-agungkan cinta dan mungkin ada diantara temen-temen pembaca salah satunya.  Bahkan ada yang rela mati karna cinta! Seperti kisah dramatis antara Romeo dan Juliet. Banyak yang mengatakan bahwa cinta tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata namun hanya bisa dirasakan. Tapi faktanya, kenapa banyak orang berteori tentang cinta? Dan juga mengapa banyak orang belajar bagaimana mengungkapkan cinta.  Nah temen-temen..pernahkah terlintas dalam hati sebuah pertanyaan “apakah ini yang dinamakan cinta?”.  Hadirnya cinta atau banyak pula orang yang menyebutnya dengan istilah “virus merah jambu”, seringkali membuat hati menjadi galau. Antara bahagia, senang, sehingga hati bak berbunga-bunga membuat bibir ini kerap tersenyum. Ada pula yang merasa bingung dibuatnya. Bahkan ya temen-temen, ada yang kerap kali merasa sedih

hidup butuh kata

  Seperti pepatah mengatakan bahwa hidup Tanpa kata itu adalah sepi. Ya saya sih setuju banget dengan kata itu, karena kata itu dapat menghadirkan inspirasi.   Mungkin sobat- sobat pernah mengalami patah hati dan sangat kecewa, nah salah satu metode penyembuhan hati yang sangat ampuh bin ajaib nan subur (bukan eang ya……)hehe, yakni kata-kata…   Daripada teman-teman dan sobat-sobat pusing nyari kata-katanya ato nyari orang buat ngasih kata-katanya, Di bawah ini saya siapkan beberapa kata yang mungkin sangat membantu, tapi bukan bantu baya setoran pajak ya,, hehe, Tapi bantu buat hati+pikiran+jiwa+raga, waduh ko’ bannyak Tanda plusnya sih,,nah di bawah akan ane suguhkan kata-katanya ddalam secangkir kopi dan semangkuk mie sedao instant yang siap di santap…ehh ko’ malah iklan… Oke teman-tman kita lansung ke pokok pembahasan… Ini dia the most beautiful words to heal your mind, heart, and everything(mkalum Cuma segitu taunya)heheh... Semoga kata-kata ini dapat memb